PERAMPOKAN KASINO TERBESAR SEPANJANG MASA

Hari ini, saya memiliki koleksi tentang beberapa perampokan kasino terbaik sepanjang masa. Ini mungkin tidak semua dapat dikategorikan sebagai “perampokan terbesar yang pernah ada”,  tetapi yang pasti semua ini adalah yang paling menarik. Anehnya, beberapa orang yang berhasil melakukan aksi perampokan ini tidak pernah tertangkap.

Sekarang, mari kita lihat siapa saja pelaku yang berhasil lolos, yang tertangkap dan yang tewas karena merampok secara konyol. Dan inilah daftar perampokan kasino terbesar sepanjang masa, diantaranya adalah:

  1. Bill Brennan – Salah satu pelaku yang berhasil lolos.

Bill Brennan adalah seorang kasir di Stardust Hotel dan Casino di Las Vegas pada tahun 1992 saat dirinya memutuskan untuk melakukan salah satu perampokan kasino terbesar sepanjang masa. Dia pernah menjadi seorang pekerja jangka panjang di kasino tersebut selama bertahun-tahun, jadi tidak ada seorangpun yang memperhatikan ketika ia berjalan menuju pintu keluar dengan sebuah tas ransel berisikan uang sebesar US$ 500.000 dan sejumlah chip permainan.

Ini mungkin bukanlah perampokan kasino terbesar sepanjang masa, tetapi yang pasti ini adalah salah satu perampokan yang terbaik. Sampai pada hari ini, Bill Brennan tidak pernah tertangkap. Banyak pihak menduga dirinya mungkin masih hidup sampai saat ini dan menghuni di pesisir pantai Meksiko atau mungkin saja sudah meninggal. Namun satu hal yang pasti tentang dirinya yaitu ia tidak pernah duduk di sel penjara.

  1. Kunjungan tidak cukup yang dilakukan oleh Bonnie dan Clyde.

Heather Tallchief adalah seorang sopir mobil berlapis baja yang berhenti didepan kasino Circus Circus pada tahun 1993 dan kemudian merampok uang tunai didalamnya senilai US$ 2,5 juta. Dia berhasil melarikan diri hingga menyerahkan dirinya 12 tahun kemudian. Dia dijatuhi hukuman selama 5 tahun penjara atas perbuatannya.

Setelah diintrogasi lebih lanjut, Heather mengungkapkan bahwa ia sengaja menyerahkan dirinya setelah pacarnya meyakinkan dirinya untuk menarik diri dari dunia kriminalitas. Satu-satunya masalah adalah ternyata pacarnya yang mengambil semua uang tersebut dan setelah itu menghilang begitu saja sesaat Heather melahirkan bayi pertamanya. Roberto Solis yang merupakan pacarnya sekaligus dalang dari seluruh otak perampokan ini tidak pernah terlihat atau terdengar kabarnya sejak saat itu.

Jadi pertanyaannya sekarang, apakah pacar Heather ini benar-benar telah mengambil seluruh uang hasil perampokan tersebut sekaligus merupakan otak dari perampokan tersebut atau apakah Heather memiliki uang senilai beberapa juta dolar namun dikubur di suatu tempat? Tentu tidak ada satupun yang bisa menebak hal tersebut. Tapi yang pasti adalah uang tersebut sampai saat ini belum berpindah ke tangan pihak kepolisian.

  1. Perampok bersepeda motor.

Pada bulan Desember 2010, seorang laki-laki bersepeda motor memarkir motornya di area valet dan berjalan masuk ke Bellagio dengan memakai helm dan menggunakan senjata api untuk merampok kasino. Ia menggasak uang tunai senilai US$ 1,5 juta dan sejumlah chip. Setelah selesai merampok, ia-pun mengambil motornya dan langsung tancap gas.

Satu-satunya masalah bagi perampok itu adalah sebagian besar chip yang ia bawa memiliki nilai tinggi, yaitu masing-masing bernilai US$ 25.000. Kasino segera mengeluarkan peringatan untuk semua kasir (dan menyebarkan berita perampokan tersebut kepada seluruh masyarakat) mengenai dominasi chip tersebut. Bellagio kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya akan menangkap pelaku perampokan tersebut dalam waktu beberapa minggu.

Hal ini membuat perampok tersebut berada dibawah ancaman yang serius sehingga ia berniat untuk menyingkirkan chipnya. Ia segera membuat akun di forum Poker online yang terkenal dan bergabung ke dalam diskusi antar pemain lain. Akhirnya ia bertemu seseorang melalui forum Poker, mengirim gambar chip yang dicuri dan menawarkan untuk menjual chip tersebut dengan harga diskon. Orang yang ditemuinya segera menghubungi polisi dan akhirnya perampok itu berhasil diringkus petugas kepolisian.

  1. Hopper, sang keluarga perampok.

Kembali ke tahun 90-an, sebuah keluarga dari Texas pindah ke Las Vegas untuk memulai kehidupan yang baru. Kepala keluarga, seorang pria yang bernama Royal Mayne Hopper, mendapatkan pekerjaan sebagai penjaga keamanan di Stardust Casino. Ia menggunakan waktunya disana untuk mempelajari prosedur keamanan kasino dan kemudian merencanakan perampokan yang akhirnya membawa dirinya menuju uang tunai senilai US$ 1 juta.

Untuk skema pertama, Royal meminta anaknya untuk melakukan perampokan palsu. Sedangkan Royal dan rekan sekerjanya mengawal uang di kasino, anak Royal yang bernama Bobby muncul dengan topeng dan senjata lalu memerintahkan para penjaga untuk menyerahkan uang tersebut. Royal melaporkan kejadian tersebut seolah-olah dia tidak tahu identitas perampok itu. Alhasil, keluarga Hopper mendapatkan uang tunai senilai US$ 150.000.

Untuk skema kedua, Royal meminta bantuan kedua anaknya yang bernama Bobby dan Jeff untuk merampok seunit truk lapis baja diluar Stardust. Jeff membuat laporan palsu tentang perkelahian yang terjadi di kolam renang. Royal, Bobby dan seorang pria bernama Wesley Carroll menunggu didalam truk lapis baja dengan mengenakan wig dan jenggot palsu.

Ketika supir truk muncul, para perampok ini mengeluarkan bom asap untuk mengalihkan perhatian dan bergegas merampok supir truk tersebut. Mereka berhasil menggasak 2 tas yang berisi uang tunai lebih dari US$ 1 juta dan beberapa surat berharga.

Keluarga perampok ini berhasil lolos untuk sementara waktu, namun akhirnya semua anggotanya berhasil ditangkang pihak berwajib.

  1. Komando Soviet dari Kuba.

Jose Vigoa dibesarkan di Kuba tetapi dikirim ke Uni Soviet untuk bergabung dengan kelompok pasukan khusus, Spetsnaz. Ia kemudian kembali ke Kuba dan tak lama pindah ke Amerika Serikat saat perahu Mariel berlabuh pada tahun 1980. Dia akhirnya membuat perjalanan ke Las Vegas dan mencoba untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Sayang, ia merasa sangat sulit untuk mencari nafkah di Las Vegas. Ia kemudian memutuskan untuk menempatkan latihan pasukan khusus yang didapatnya untuk tujuan baru.

Jose Vigoa bergabung dengan dunia kriminalitas Las Vegas, mulai dari berurusan dengan obat-obatan terlarang dan akhirnya menghuni sedikit waktunya di penjara. Ketika dia dibebaskan, ia sekali lagi merasakan kesulitan untuk mencari lapangan pekerjaan di Las Vegas. Kali ini, ia memutuskan untuk menggunakan keterampilan pemantauan dan senjatanya untuk merampok truk berlapis baja dan 5 kasino. Dia berhasil lolos dengan jutaan dolar di tangannya, tetapi perampokan kasino terakhirnya tidak berhasil.

Dengan mengenakan topi bisbol dan kacamata hitam, Jose Vigoa memasuki Bellagio dan belum sempat melakukan aksi perampokannya ternyata pihak kasino berhasil mendapatkan rinci, gambar close-up dari ciri-ciri Vigoa yang menyamar dengan tidak sempurna. Ia akhirnya langsung diburu pihak kepolisian dan setelah melalui pengejaran yang cukup rumit dengan polisi, ia berhasil ditangkap dan dijatuhi hukuman selama 50 tahun penjara.

  1. Laser, bukan senjata asli.

Untuk perampokan kasino bagian terakhir, saya beralih dari perampokan paling berani dengan skema yang cerdas. Pada tahun 2004, sekelompok 3 orang yang dipersenjatai sinar laser memasuki Ritz Casino di London dan menggasak uang senilai £ 1,2 juta di meja Roulette. Entah bagaimana caranya ketiga orang ini menggunakan laser untuk memperkirakan kecepatan roda Roulette dan kemudian mencari tahu nomor yang paling mungkin disinggahi bola tersebut.

Bagian yang paling menarik dari semua itu adalah meskipun ketiga orang ini berhasil ditangkap dan ditahan pihak kepolisian, namun hakim justru membiarkan mereka pergi tanpa memberikan hukuman. Dan entah bagaimana caranya, mereka dapat merencanakan skema untuk menyelinap pergi melalui celah hukum dan memungkinkan ketiga orang ini berjalan keluar dari penjara dengan uang senilai £ 1,2 juta di tangan.

Salah satu video yang tidak ada hubungan dengan perampokan di atas yang terjadi pada sebuah casino yang terekam pada CCTV bisa di lihat pada cuplikan ini